Judul buku : Psikologi Perkembangan Anak
Usia Dini (Raudhatul Athfal)
Penulis : Drs. Idad Suhada,
M.Pd
Penerbit : PT Remaja Rosdakarya
Cetakan Pertama : September 2016
ISBN : 978-979-692-731-9
Ringkasan:
PSIKOLOGI DAN
CABANG-CABANGNYA
A.
Psikologi
1. Pengertian
Umum Psikologi
Salah satu cabang ilmu pengetahuan yang
terus berkembang dan dipelajari adalah psikologi. Psikologi berasal dari bahasa
Yunani, yaitu “psyche” yang artinya adalah ilmu pengetahuan. Jadi secara
etimologi psikologi adalah ilmu yang membahas segala sesuatu tentang jiwa, baik
gejalanya, proses terjadinya, maupun latar belakang kejadian tersebut.
Psikologi memiliki berbagai macam cabang
ilmu pengetahuan dan salah satunya adalah psikologi perkembangan. Psikologi
perkembangan adalah ilmu yang mempelajari perkembangan manusia dan
faktor-faktor yang membentuk prilaku sejak lahir sampai lanjut usia. Pada
setiap proses perkembangan terdapat perpaduan antara dorongan mempertahankan
diri dan dorongan pengembangan diri.
Disamping dorongan mepertahankan diri,
terdapat pula dorongan untuk mengembangkan diri guna mendapatkan kemajuan baru,
jadi ada realisasi diri menuju pada progres. Hal ini mutlak perlu untuk
mencapai keadaban dan mencipta kebudayaan dalam usia dewasa. Dorongan
mempertahankan diri berpadu dengan dorongan mengembangkan diri itu artinya apa
yang sudah dicapai seseorang berkat perkembangan dirinya, akan dipertahankan
dan dijadikan miliknya. Lalu dijadikan modal dasar bagi perkembangan
selanjutnya.
2. Fungsi
Psikolologi
Psikologi bsebagai suatu ilmu memiliki
fungsi sebagai berikut:
A. Deskripsi,
gambaran tentang hal-hal yang dipersoalkan
B. Menerangkan,
menerangkan kondisi yang mendasari.
C. Menyusun
teori, merumuskan hukum-hukum mengenai hubungan antar peristiwa.
D. Prediksi,
estimasi tentang hal-hal yang mungkin terjadi.
E. Pengendalian,
mengatur peristiwa-peristiwa atau gejala.
3. Ciri-Ciri
Psikologi
Psikologi sebagai ilmu memiliki ciri
sebagai berikut:
a. Objek,
material dan formal
1. Objek
Material, adalah objek yang bersifat umum dilihat dari wujudnya. Objek material
psikologis adalah manusia.
2. Objek
Formal, objek yang bersifat spesifik, dari segi tertentu objek material
dibahas. Onjek formal psikologi adalah prilaku manusia dan hal-hal yang
berkaitan dengan proses tersebut.
b. Metode
pendekatan atau penelitian.
c. Riwayat
atau sejarah tertentu.
d. Sistematika
teratur sebagai hasil pendekatan terhadap objek.
4.
Ruang Lingkup
Psikologi
Berdasarkan objek yang
dipelajarinya, psikologi dapat dibedakan atas:
a.
Psikologi yang
mempelajari manusia.
b.
Cakupan yang
cukup luas, menyebabkan usaha mengelompokkan dalam psikologi manusia.
1. Atas
dasar tujuannyaidkenal ‘psikologi teoretis’ dan ‘psikolgi praktis’.
a. Psikologi
teoretis, psikologi yang dipelajari dengan tujuan untuk pengenbangan ilmu.
b. Psikologi
Praktis, psikologi yang dipelajari dengan tujuan untuk kebutuhan praktis,
khususnya problem solving.
2. Atas
dasar objek yang dipelajarinya dikenal ‘psikologi umum’ ‘psikologi khusus’
a. Psikologi
Umum
-
Psikologi umum
bertujuan menyelidiki dan mempelajari kegiatan-kegiatan atau aktivitas-aktivitas
psikis manusia yang tercermin dalam tingkah laku pada umumnya, khususnya pada
manusia dewasa yang normal dan berkultur (tidak terisolasi).
-
Psikologi umum
memandang manusia seakan-seakan terlepas dalam hubungan dengan manusia maupun
fenomena yang lain.
b. Psikologi
Khusus
-
Psikologi khusus
bertujuan menyelidiki dan mempelajari segi-segi kekhususan dari
aktivitas-aktivitas psikis manusia, hal- hal yang khusus atau menyimpang
dari hal-hal yang umum dibicarakn dalam psikologi khusus.
-
Psikologi khusus
berkembang terus sesuai dengan bidang peranan psikologi, sehingga psikologi
khusus bersifat praktis/aplikatif.
B.
Cabang-Cabang
Psikologi
1. Psikologi
Konseling dan Klinis
2. Psikologi
Eksperiment
3. Behaviora
Neuroscience dan Comparative Psychology
4. Psikologi
Perkembangan
5. Psikologi
Sosial
6. Psikologi
Kepribadian
7. Psikologi
Kesehatan
8. Psikologi
Komunitas
9. Psikologi
Sekolah dan Pendidikan
10. Psikologi Industri
11. Psikologi
Lingkungan
12. Psikologi
Lintas Budaya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar